kelam yang mengikat pekat
Ada pinta yang kian penat
Tarikan napas sesak ingat
Segala hal yang telah rusak
Senyumnya lenyap
Tergantikan sendu sembab
Lubang di dada kian melebar
Sakit mengikisnya besar besar
Jiwanya hilang pandangnya kosong
Tak lagi ia jeritkan tolong baginya, ia hanya seorang
